Peristiwa pada 1926 itu menjadi penanda awal perjalanan pemberitaan Injil di Tanah Kalumpang. Melalui pelayanan A. Bikker, ajaran Kristen mulai diperkenalkan kepada masyarakat setempat dan menjadi bagian dari perjalanan sejarah sosial serta keagamaan masyarakat di kawasan Bonehau-Kalumpang.
Rentang pelayanan sekitar 1926 hingga 1928 juga menjadi periode penting untuk memahami bagaimana misi zending mulai menjangkau masyarakat pedalaman Mamuju pada masa itu.
Kini, jejak sejarah tersebut menjadi bagian dari identitas historis masyarakat Kalumpang. Nama A. Bikker dan Rinding Batu Pongkapadang, yang bergelar Tobara Tosondo Dilangi, memiliki tempat tersendiri dalam narasi sejarah awal masuknya Injil di wilayah tersebut.
Satu abad telah berlalu sejak peristiwa 1926. Mengingat kembali sejarah tersebut bukan sekadar mengenang awal penyebaran agama Kristen, tetapi juga menjadi upaya merawat ingatan kolektif tentang perjalanan masyarakat Kalumpang, tokoh-tokoh yang terlibat, serta perkembangan kehidupan keagamaan di wilayah pedalaman Sulbar.
Sejarah ini menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan panjang Tanah Kalumpang yang patut terus didokumentasikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.


