Sulbar Berdaya: UMKM Diberdayakan Melalui Pelatihan Manajemen Operasional Bisnis

oleh
oleh

Hari kedua, diawali dengan pembahasan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan perlindungan konsumen oleh Tim BI Sulbar. QRIS sebagai alat pembayaran digital yang terintegrasi dinilai mampu mempermudah transaksi UMKM sekaligus meningkatkan inklusi keuangan. Selain itu, pemaparan tentang hak dan kewajiban konsumen serta UMKM dalam transaksi digital turut diberikan untuk meminimalisir risiko perselisihan.

BACA JUGA:  Expose III PBJ 2026, Biro PBJ Setda Sulbar Perkuat Pengendalian Pengadaan dan Siapkan Konsolidasi 2027

Narasumber berikutnya menyampaikan materi lanjutan terkait manajemen operasional bisnis, termasuk perencanaan produksi, manajemen rantai pasok, dan strategi pemasaran yang efektif. Pelaku UMKM juga diajak untuk melakukan simulasi dan diskusi interaktif guna mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan penyusunan rencana tindak lanjut oleh peserta. Perwakilan dari ketiga instansi penyelenggara berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM Sulbar melalui program berkelanjutan, termasuk pendampingan teknis dan akses pembiayaan.

BACA JUGA:  Kasus Kesehatan Jiwa Masih Tinggi, Pemprov Sulbar Perkuat Layanan

Dengan pelatihan ini, diharapkan UMKM di Sulbar semakin siap bersaing di era digital, meningkatkan omzet, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.