Program tersebut meliputi bantuan permodalan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) warga, pemasangan meteran listrik gratis bagi rumah tangga kurang mampu, hingga rencana pembangunan kantor Desa Bambakoro.
“Sejumlah rencana sosial sudah kami susun, mulai dari bantuan modal usaha warga, pemasangan meteran KWH baru, hingga pembangunan kantor Desa Bambakoro,” tambahnya.
Lebih lanjut, Jhon memaparkan target kontribusi PAD perusahaan untuk tahun ini. Jika volume penjualan mencapai target Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sebesar 3 juta meter kubik, PT KJP menargetkan penyetoran PAD ke Kabupaten Pasangkayu hingga Rp33,75 miliar pada tahun 2026.
“Jika penjualan kami sesuai target RKAB sebesar 3 juta meter kubik, maka total kontribusi PAD KJP untuk Pasangkayu bisa menembus angka Rp33,75 miliar,” jelasnya.
Kehadiran PT Kulaka Jaya Perkasa diharapkan tidak hanya memperkuat penerimaan daerah, tetapi juga menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi warga lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan realisasi program CSR yang berkelanjutan. (*)









