Danrem 142/Tatag Pimpin Upacara HUT Ke-81 TNI, Teguhkan Semangat TNI Kuat Bersama Rakyat

oleh

MERDEKAWATCH.COM, MAMUJU — Komandan Korem (Danrem) 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M. memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Tammajarra Makorem 142/Tatag, Jalan Abdul Malik Pattana Endeng, Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Senin (5/10/2026).

Upacara peringatan HUT ke-81 TNI tersebut mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Barat, Bupati Mamuju, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Kasrem 142/Tatag, para Dandim jajaran Korem 142/Tatag, para pimpinan instansi vertikal, organisasi dan lembaga Provinsi Sulawesi Barat, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 142/Tatag, Jalasenastri, PIA Ardhya Garini, para tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, masyarakat serta tamu undangan lainnya.

BACA JUGA:  Paparkan Progres, PUPR Sulbar Tekankan Penguatan Sinergi Eksekutif-Legislatif dalam Pembangunan Infrastruktur

Dalam upacara tersebut, Danrem 142/Tatag membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. yang menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI di mana pun berada dan bertugas atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, serta pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.

Panglima TNI menegaskan bahwa momentum HUT ke-81 TNI harus menjadi pengingat bagi seluruh prajurit dan ASN TNI untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dalam amanatnya, Panglima TNI juga menekankan agar PRIMA menjadi budaya dalam setiap pengabdian, dengan berpedoman pada lima penekanan utama, yaitu Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.

BACA JUGA:  Rapat Teknis Bersama TAPD, PUPR Sulbar Paparkan Target Kinerja hingga Akhir Tahun

Pertama, Profesional. Seluruh prajurit dan ASN TNI dituntut untuk menguasai tugas dan tanggung jawab masing-masing, memelihara kemampuan melalui latihan yang sungguh-sungguh dan realistis, meningkatkan kompetensi, serta melaksanakan setiap tugas dengan taat hukum dan penuh integritas.

Kedua, Responsif. Prajurit TNI harus senantiasa peka terhadap perubahan lingkungan tugas, mampu mengenali potensi ancaman sejak dini, serta bertindak secara cepat, tepat dan terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.