Pemprov Sulbar Perkuat Akses Keuangan Inklusif melalui KUR untuk Dongkrak Sektor Pertanian dan UMKM

oleh

Program ini dinilai mampu mendorong peningkatan produksi pertanian, pemberdayaan UMKM, serta mempercepat implementasi kebijakan pembangunan melalui program Quick Wins dan kebijakan panca daya.

“Dengan dukungan pembiayaan dari lembaga keuangan bank dan non-bank, serta pendampingan dari instansi teknis, diharapkan tercipta ekosistem bisnis yang sehat. Keberadaan Off Taker atau kepastian pasar juga diyakini akan meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan petani,” ungkapnya.

Sinergi antara sektor pertanian, perdagangan, dan jasa keuangan dinilai sangat penting. Pertanian menyediakan komoditas berkualitas, perdagangan mendistribusikannya secara efisien, dan sektor jasa keuangan menyediakan akses permodalan yang dibutuhkan untuk mendukung seluruh rantai pasok tersebut.

BACA JUGA:  Pimpin Rapat Pemantapan, Sekda Junda Maulana Pastikan Hari Jadi Sulbar ke-22 Siap Digelar

“TPAKD Sulbar terus memperkuat kolaborasi ini melalui berbagai program, seperti bantuan untuk 1.000 UMKM, pengembangan infrastruktur jalan dan pelabuhan, fasilitasi akses permodalan, serta pelatihan kewirausahaan,” tutur Amujib.

Pemprov Sulbar berharap kerja sama dengan OJK dan Lembaga Penyalur KUR semakin konkret. Dengan begitu, Sulbar tidak hanya menjadi penyangga pangan Ibu Kota Negara (IKN) tetapi juga penopang ekonomi regional Sulawesi yang berkelanjutan dan mandiri.

BACA JUGA:  BPKAD Sulbar Serahkan Rancangan Perda Perubahan APBD 2026 ke DPRD

“Kami mengharapkan kerja sama dan peran OJK melalui pengawasan, pembinaan dan langkah konkret pada lembaga penyalur KUR agar Sulbar tidak hanya mengamankan posisinya sebagai penyangga pangan IKN, tetapi juga sebagai penopang ekonomi regional Sulawesi sekaligus terus bergerak maju memandirikan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat secara berkelanjutan,” tutupnya.

Di tempat yang sama, Kepala Biro Ekbang Setda Sulbar Hamdani Hamdi mengungkapkan bahwa dalam rangka percepatan dan memperluas akses keuangan bagi kelompok usaha, Pemprov Sulbar telah fasilitasi melalui program penyaluran KUR.

BACA JUGA:  Danrem 142/Tatag Pimpin Upacara HUT Ke-81 TNI, Teguhkan Semangat TNI Kuat Bersama Rakyat

“Dalam program ini, Pemprov Sulbar telah fasilitasi sebanyak 10 petani pisang cavendish di Kabupaten Pasangkayu dan 15 petani pisang cavendish di Mamuju. Hal ini sebagai wujud percepatan akses keuangan bagi masyarakat di Sulbar, guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, partisipatif dan inklusif,” ujarnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.